Oleh: Ahmad Soim | 13 Juli 2010

Indonesia Belum Saatnya Masuk UPOV

Indonesia belum saatnya masuk Organisasi Perlindungan Varietas Tanaman Dunia (UPOV) untuk melindungi kekayaan bio-diversity Indonesia yang sangat besar. Hal itu diungkapkan para pakar pada Diskusi Meja Bundar tentang Review Sistem Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) tahun ke-10 berlakunya UU No.29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman.

Dr. Budi Marwoto, Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Tanaman

Dalam UU Perlindungan Varietas Tanaman yang kita miliki terdapat tiga prinsip yang tidak bisa diterima oleh UPOV, yakni 1) adanya pengakuan varietas lokal, 2) pengakuan adanya farmer right (hak bagi petani) dan 3) ada hak bagi pemerintah untuk mendistribusikan varietas yang dilindungi hak kekayaan intelektualnya bila negara dalam keadaan darurat atau membutuhkan.

Karen Syarif, Asosiasi Bunga Indonesia

Saya sebagai petani tanaman hias dan bunga Indonesia ingin agar negara kita bisa masuk UPOV. Karena tanpa masuk UPOV,  kita rugi tidak bisa tanam tanaman yang punya prospek pasar. Tanaman itu tidak bisa kita impor karena Indonesia belum masuk UPOV. Tanaman itu kita perlukan untuk substitusi impor yang tidak ada di Indonesia. Produk kita tidak laku, karena produk kita tidak berkualitas dibanding Negara lain. Dari sekitar 167 jenis tanaman hias, hanya sekitar 10-an saja yang diproduksi Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi). Kami rugi tidak bisa tanam tanaman lain itu.

Prof. Achmad Baihaki, Pemulia Universitas Padjajaran Bandung

Kita tidak perlu khawatir tidak punya produk yang bagus, karena Indonesia itu punya biodiversity yang banyak. Indonesia itu sumberdaya genetiknya banyak. Para pemulia harus bisa membuat trend pasar.  Itu bisa kita buat varietas yang baru dan kita bisa membuat tren varietas baru dunia. Pemerintah harus bisa mendorong hal ini.

Prof. Yayah Koswara, Pemulia Institut Pertanian Bogor

Negara kita itu besar. Begitu banyak variasinya. Kalau UPOV itu untuk daerah-daerah tertentu mungkin bisa. Untuk level Bu Karen Syarif mungkin bisa. Mungkin kita bisa (masuk UPOV – red) dengan amandemen-amendemen.  Som


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: